Clearance Sale , up to 50% off SHOP NOW
THE JOURNAL

Traveling Cashless di Jakarta, Sekarang Hampir Memungkinkan

Traveling Cashless di Jakarta, Sekarang Hampir Memungkinkan

Beraktifitas modal kartu dan smartphone di Jakarta sekarang hampir bisa.

Pernah dengar istilah cashless society? alias komunitas non pengguna tunai? Kira-kira di era digital ini, apakah kota besar seperti Jakarta bisa diarungi dengan bermodalkan smart phone dan kartu sajakah? Berikut hasil percobaan kami

Image by Wearinasia team || Pioneer Molecule Card Wallet 10XD

KOMUTER

Image by Kaorinusantara.or.id

Apabila harus pergi ke daerah-daerah penuh titik kemacetan kita bisa menggunakan kereta api alias commuter line dengan mengandalkan kartu multi trip, sehingga Anda hanya perlu mengisinya sekali untuk beberapa kali perjalanan, sehingga tidak perlu berurusan dengan recehan kembalian yang akan terjadi apabila mengisi kartu tiket secara harian.

NGOPI

Image by Bellroy

Aktifitas meeting atau sekedar ngobrol-ngobrol makan siang umumnya berkisar di kedai-kedai kopi seperti Starbucks misalnya. Selain memberi keuntungan dari sisi keringkasan, ada juga keuntungan ekonomis yang diperuntukkan untuk pemegang kartu.

TRANSJAKARTA ATAU BERKENDARA

Memang iya, sekarang eranya ride sharing dengan naik Go-jek atau Uber, namun di waktu-waktu macet, algoritma aplikasi-aplikasi tersebut akan menaikkan tarif perjalanan, jadi bila Anda ingin sedikit berhemat bisa menggunakan Trans Jakarta, yang seluruh pengoperasiannya hanya menggunakan kartu. Dan apabila Anda menggunakan kendaraan pribadi, sudah tidak ada gerbang tol yang menerima uang tunai, jadi pastinya kartu E-Toll sudah harus selalu siap tersedia di mobil Anda.

MAKAN SIANG

Apabila macet dan malas keluar kantor, Go-Food atau Grab-Food sudah menjadi pilihan para kaum urban dan setiap aplikasi sudah memiliki metode non-tunainya sendiri-sendiri sehingga pemesan tinggal melakukan pengisian kredit.

MAKAN MALAM

Setelah letih bekerja, Anda ingin makan malam di restoran dekat kantor, dan kebetulan mayoritas restoran di ibu kota bekerja sama dengan bank-bank untuk menyuguhkan promo kartu kredit, jadi untuk berhemat sekitar 15%-20% Anda bisa menggunakan kartu kredit untuk membayar makan malam.

TAPI...

Sayangnya untuk kendaraan umum konvensional seperti angkot, bus kota, atau Bajaj belum terjamah metode pembayaran non-tunai sehingga mau tidak mau, Anda harus tetap menyisipkan sedikit uang tunai. Batasan juga terasa saat ingin belanja di kaki lima yang belum ada mengadopsi metode pembayaran digital layaknya di negeri Tirai Bambu, dimana pedagang kaki limanya saja sudah menerima pembayaran digital.

Leave A Comment

    Kemudahan Berbelanja

    Freeshipping

    Gratis ongkos kirim untuk nilai transaksi lebih dari Rp 500.000,00 - Berlaku untuk daerah Jabodetabek

    Cicilan 0%

    Kemudahan melakukan transaksi dengan cicilan 0% dari berbagai macam bank dan perusahan finansial lainnya

    100K Voucher

    Dapatkan potongan sejumlah Rp 100.000,00 untuk transaksi pertama, dengan daftar menjadi member kami.