Clearance Sale , up to 50% off SHOP NOW
THE JOURNAL

Perkenalkan Alex Honnold, Solo Climber Penantang Maut Tanpa Alat Pengaman

Perkenalkan Alex Honnold, Solo Climber Penantang Maut Tanpa Alat Pengaman
  • SHARE
THE JOURNAL

Perkenalkan Alex Honnold, Solo Climber Penantang Maut Tanpa Alat Pengaman

  • SHARE

Words & Photo by : | May 20, 2017

Pemanjat ulung Alex Honnold terkenal akan aksi gilanya karena ia kerap memanjat tanpa pengaman dan tali, bahkan di ketinggian beribu-ribu kaki. Masalahnya, mengapa dia 'senekad' itu?

Pemanjat tebing asal Amerika Serikat itu telah memanjat rute-rute ekstrem seperti Cosmic Debris, Astroman, dan Heaven sendirian tanpa pengaman, tanpa tali, dan tanpa alat-alat pengaman lainnya. Di saat banyak pemanjat sejenis meninggal karena tidak menggunakan pengaman, ia justru mengudara sebab ia berhasil memanjat sembari menetapkan durasi yang bisa dibilang rekor.

Satu kalimat: Benar-benar kau, Alex! Image by news.nationalgeographic.com

Satu kalimat: Benar-benar kau, Alex! Image by news.nationalgeographic.com

Sekalipun Alex dikenal luas dan telah dipercayai sponsor-sponsor dari berbagai merek seperti The North Face dan Goal Zero, dia tetap hidup sederhana. Melalui artikel yang ditulis Nathaniel Rich yang dimuat media terkemuka The Atlantic, Alex telah menetap bersama van Ford Econoline miliknya sejak 2007.

Dia juga memanjat tempat-tempat berbahaya bukan karena ingin dikenal. Sebelum publik mengetahui 'pencapaiannya', ia memanjat diam-diam dan tetap menjadi seorang yang low profile sebelum teman-temannya membeberkan keberanian sang pemanjat ke situs-situs climbing. (Pada Maret 2015, New York Times menamainya satu dari tiga pemanjat tebing terbaik dunia.)

Alex yang begitu mencintai dunia climbing. Image by alexhonnold.com

Alex yang begitu mencintai dunia climbing. Image by alexhonnold.com

Kini ia telah berhasil melakukan pendakian-pendakian menakjubkan di Amerika Serikat, Meksiko, dan Chile. Ia menjadi orang pertama yang mendaki Fitz Traverse di Patagonia, Chile, bersama Tommy Caldwell. Tak hanya itu, ia juga mendaki tiga gunung sekaligus di Taman Nasional Yosemite, dalam kurang dari 24 jam. Ia pun merupakan satu-satunya pemanjat solo yang mendaki Northwest Face of Half Dome di Yosemite, California, di ketinggian 2.200 kaki.

Alex saat sedang berbicara di depan umum. Image by SBS

Alex saat sedang berbicara di depan umum. Image by SBS

Apakah ia tak takut jika sewaktu-waktu harus menemui ajal ketika tengah mendaki?

"Aku punya keinginan untuk bertahan hidup layaknya semua orang. Aku punya rasa mampu menerima yang lebih kalau aku akan mati di satu masa," ujarnya saat diwawancarai Simon Worrall dari National Geographic US.

*) Featured image by alexhonnold.com

  • SHARE ON
Leave A Comment

    Kemudahan Berbelanja

    Freeshipping

    Gratis ongkos kirim untuk nilai transaksi lebih dari Rp 500.000,00 - Berlaku untuk daerah Jabodetabek

    Cicilan 0%

    Kemudahan melakukan transaksi dengan cicilan 0% dari berbagai macam bank dan perusahan finansial lainnya

    100K Voucher

    Dapatkan potongan sejumlah Rp 100.000,00 untuk transaksi pertama, dengan daftar menjadi member kami.