Clearance Sale , up to 50% off SHOP NOW
THE JOURNAL

Masalah Tato pada Apple Watch

Masalah Tato pada Apple Watch

Baru beberapa minggu diluncurkan ke public, smartwatch besutan Apple sudah harus berhadapan masalah keluhan penggunanya. Jika sebelumnya Apple harus bermasalah dengan antenna dan iPhone yang bengkok, kini Apple harus bermasalah dengan tato.

Dalam video YouTube yang diupload oleh Michael Lovell, menunjukkan bahwa aplikasi workout di Apple Watch seperti mempause dirinya saat dipakai oleh orang yang bertato gelap. Pengguna lain juga melaporkan hal serupa, bedanya hal itu terjadi pada fungsi notifikasi di Apple Watch.

Dari banyaknya keluhan pengguna, Apple Support kemudian merilis pernyataan yang menjelaskan bagaimana sensor pada smartwatch ini bekerja.

The heart rate sensor in Apple Watch uses what is known as photoplethysmography. This technology, while difficult to pronounce, is based on a very simple fact: Blood is red because it reflects red light and absorbs green light. Apple Watch uses green LED lights paired with light sensitive photodiodes to detect the amount of blood flowing through your wrist at any given moment. When your heart beats, the blood flow in your wrist — and the green light absorption — is greater. Between beats, it’s less. By flashing its LED lights hundreds of times per second, Apple Watch can calculate the number of times the heart beats each minute — your heart rate.

Dari pernyataan diatas, Apple bekerja dengan keras untuk menjelaskan dan memperbaiki masalah yang terjadi. Salah satu solusi yang bisa dilakukan pengguna sekarang adalah menonaktifkan fitur "wrist detection" di Apple Watch. Dengan begitu, fungsi notifikasi dapat bekerja seperti sedia kala.

Baru beberapa minggu diluncurkan ke public, smartwatch besutan Apple sudah harus berhadapan masalah keluhan penggunanya. Jika sebelumnya Apple harus bermasalah dengan antenna dan iPhone yang bengkok, kini Apple harus bermasalah dengan tato.

Dalam video YouTube yang diupload oleh Michael Lovell, menunjukkan bahwa aplikasi workout di Apple Watch seperti mempause dirinya saat dipakai oleh orang yang bertato gelap. Pengguna lain juga melaporkan hal serupa, bedanya hal itu terjadi pada fungsi notifikasi di Apple Watch.

Dari banyaknya keluhan pengguna, Apple Support kemudian merilis pernyataan yang menjelaskan bagaimana sensor pada smartwatch ini bekerja.

The heart rate sensor in Apple Watch uses what is known as photoplethysmography. This technology, while difficult to pronounce, is based on a very simple fact: Blood is red because it reflects red light and absorbs green light. Apple Watch uses green LED lights paired with light sensitive photodiodes to detect the amount of blood flowing through your wrist at any given moment. When your heart beats, the blood flow in your wrist — and the green light absorption — is greater. Between beats, it’s less. By flashing its LED lights hundreds of times per second, Apple Watch can calculate the number of times the heart beats each minute — your heart rate.

Dari pernyataan diatas, Apple bekerja dengan keras untuk menjelaskan dan memperbaiki masalah yang terjadi. Salah satu solusi yang bisa dilakukan pengguna sekarang adalah menonaktifkan fitur "wrist detection" di Apple Watch. Dengan begitu, fungsi notifikasi dapat bekerja seperti sedia kala.

Leave A Comment

    Kemudahan Berbelanja

    Freeshipping

    Gratis ongkos kirim untuk nilai transaksi lebih dari Rp 500.000,00 - Berlaku untuk daerah Jabodetabek

    Cicilan 0%

    Kemudahan melakukan transaksi dengan cicilan 0% dari berbagai macam bank dan perusahan finansial lainnya

    100K Voucher

    Dapatkan potongan sejumlah Rp 100.000,00 untuk transaksi pertama, dengan daftar menjadi member kami.