Clearance Sale , up to 50% off SHOP NOW
THE JOURNAL

Dibalik Layar, Eksplorasi Malang

Dibalik Layar, Eksplorasi Malang

Dibalik keseruan sebuah video traveling ada banyak hal menarik yang bisa dipelajari agar bisa menjadi content creator yang lebih baik.

Wearinasians mungkin adalah penggemar setia dari para vlogger-vlogger di Youtube yang kerap memerkan video perjalanannya, entah itu desiran ombak di Ibiza atau salju putih yang menyelimuti daerah-daerah di area Eropa. 3 maret 2017 lalu kami mencoba untuk menciptakan hal yang sama, dengan menjadikan Kota Malang sebagai "latarnya". Kelengkapan fotografi dan videografi kami jauh dari kata paripurna, namun dengan dalih bermotokan "It's Not A Gun But A Man Behind The Gun" Berikut adalah perangkat yang kami boyong dengan percaya diri ke Kota Apel: 1 drone, 1 kamera dengan gimbal penyeimbang, dan 1 mirrorless, cukup minimalis bukan?

Selama pembuatan konten, kami berusaha mengkomunikasikan kedinamisan perjalanan kami dari satu lokasi ke lokasi lainnya, dengan menangkap video dari cara-cara pengambilan semacam di bawah ini

My Movie gif

Dalam klip ini, saya merasa mendapat dua hal dalam satu frame, yakni kesan kemegahan dari Museum Brawijaya Malang sekaligus menceritakan perjalanan kami, dengan memunculkan Albert di dalam frame.

My Movie 2

Salah satu tangkapan yang saya idolakan saat di Zona Pecinan, Musem Angkut

Secara garis besar kamera berstabilizer kami cukup memuaskan saat digunakan pada hari masih terang, namun saat hari sudah mulai gelap, hampir tidak ada klip yang bisa kami jadikan bahan sebagai konten. Setali tiga uang, drone dan kamera mirrorless kami ternyata juga belum mampu memperlihat kejernihannya saat Malang sudah dilahap malam.

DSCF0670

Memastikan subjek terus bergerak dalam video, merupakan salah satu cara penyampaian cerita yang saya idolakan

Di sisi lain mengabadikan drone di jantung kota Malang juga secara mengejutkan jauh dari gangguan atau intimidasi dari aparat lokal. Namun menerbangkan drone tetaplah bukan perkara yang layak dianggap enteng, karena apabila ceroboh dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

My Movie 3

Tugu Kota Malang dari sudut pandang Drone, saya sarankan mengambil gambar saat Golden Hour, selain akan tampak lebih cantik, tentunya udara lebih sejuk.

Hal lain yang wajib yang diperhatikan selama pembuatan konten, menurut saya ialah menikmati destinasi itu sendiri, karena dengan demikian pikiran akan lebih relaks dan membuka peluang terhadap ide pengambilam gambar, yang barangkali hasilnya nanti akan lebih apik dibandingkan dengan apa yang sudah sempat direncanakan, intinya enjoy :)

Leave A Comment

    Kemudahan Berbelanja

    Freeshipping

    Gratis ongkos kirim untuk nilai transaksi lebih dari Rp 500.000,00 - Berlaku untuk daerah Jabodetabek

    Cicilan 0%

    Kemudahan melakukan transaksi dengan cicilan 0% dari berbagai macam bank dan perusahan finansial lainnya

    100K Voucher

    Dapatkan potongan sejumlah Rp 100.000,00 untuk transaksi pertama, dengan daftar menjadi member kami.