Clearance Sale , up to 50% off SHOP NOW
THE JOURNAL

Apple Watch Vs Android Wear. Dan Pemenangnya...

Apple Watch Vs Android Wear. Dan Pemenangnya...
  • SHARE
THE JOURNAL

Apple Watch Vs Android Wear. Dan Pemenangnya...

  • SHARE

Words & Photo by : | February 12, 2015

Apple Watch vs Moto 360

April 2015 waktu Amerika Serikat, adalah momen yang ditunggu-tunggu para fanboy Apple karena Apple Watch akan hadir dengan fitur-fitur yang tak kalah unik dari rentetan smartwatch bersistem operasi Android Wear yang telah lebih dulu mempenetrasi pasar.

Pada ulasan kali ini, kami dari Wearinasia akan membandingkan smartwatch berbasis Android Wear yang terdiri dari LG Watch R dan Moto 360, dengan Apple Watch yang berbasis iOS. Namun bahasan kedua jenis perangkat ini akan terus berkembang mengingat Apple Watch masih dalam tahap yang sangat prematur jika dibandingkan dengan Android wear yang sudah beredar lebih lama di pasaran.

Aspek-aspek yang akan dipertimbangkan pada perbandingan ini adalah:

  1. Desain dan interface
  2. Keramahan penggunaan
  3. Fitur
  4. Aplikasi
  5. Aspek kesehatan dan kebugaran
  6. Masa pakai baterai

1. Desain dan interface

Tidak sedikit yang memberikan respon positif terhadap desain Moto 360 dan LG G Watch R, desainnya memiliki elemen fesyen yang kental, membuat smartwatch berbasis Android Wear ini lebih menggugah dikenakan jika dibandingkan tampilan Apple Watch, yang cenderung berbentuk kotak dan terkesan geeky. Bagaikan pedang bermata dua, kesan estetis panel berbentuk lingkaran milik Moto 360 dan LG G Watch R membuat tampilan layar terasa seolah terpotong. Lain halnya dengan Apple Watch yang mampu menampilkan menu-menunya dalam tampilan normal, layaknya sebuah smartphone.

Bila anda pengguna Android dan berharap akan tampilan home-screen ganda, serupa dengan versi smartphone atau tablet, bersiaplah untuk sedikit kecewa. Karena Anda harus melakukan pengaturan lewat menu setting. Di sisi lain, Apple Watch tetap menyajikan seluruh aplikasi di home-screen, sehingga tidak perlu repot bolak-balik ke menu setting.

2. Keramahan penggunaan

Arah gerakan tangan dan teknik swipe pada saat menggunakan smartwatch berbasis Android Wear, memiliki keseragaman di berbagai merek dan juga serupa seperti saat menggunakan smartphone atau tablet berbasis Android. Namun sayangnya kemampuan pinch-to-zoom ditiadakan. Android Wear berhasrat untuk mengedepankan fungsi penggunaan lewat suara, namun keterbatasan Google now dalam mengenali bahasa inggris berdialek Asia, bisa menjadi kendala bagi sebagian orang.

Di sisi lain Apple Watch lebih mengandalkan kombinasi antara gestur pengguna dengan sistem Siri. Siri tidak hanya mampu membalas pesan tapi juga bisa menganalisa pesan yang diterima. Faktor pembeda yang paling menonjol pada penggunaan Apple Watch ialah kehadiran Digital Crown, ini merupakan panel yang berada di bagian kanan jam yang memampukan penggunanya untuk melakukan scrolling saat memilih menu atau foto dan zoom in-zoom out pada saat mengamati suatu objek. Namun entah aspek apa yang salah, kami merasa Digital Crown mengorbankan sisi estetis dari produk Apple yang terkenal karena aliran desainnya yang sakral.

3. Fitur

Fitur utama Android Wear digerakkan oleh Google Now dan Google Voice Search, namun sayangnya untuk mendapatkan sensasi penggunaan smartwatch yang optimal, Anda masih harus menggunakan smartphone. Karena pada dasarnya Moto 360 dan LG G Watch R adalah perangkat pendamping dan hingga kini, hanya Samsung Gear S yang mendukung penggunakan SIM card dan penggunaan GPS tanpa melibatkan smartphone.

Selain fitur umum seperti GPS, Apple Watch menggadang fitur Taptic Engine dan navigasi step by step dimana pengguna dapat menerima notifikasi dalam bentuk getaran dan mendapat direksi di setiap tikungan jalan yang ditempuh. Dan bagi Anda yang tergila-gila dengan hasil foto jepretan iPhone, Apple Watch dapat berfungsi sebagai viewfinder dari iPhone Anda.

4. Aplikasi

Komunitas developer Android Wear boleh dibilang sudah mulai berkembang, jika dinilai dari jumlah aplikasi yang telah beredar di aplikasi Android Wear (app store khusus Android Wear). Di lain kubu, Apple belum mengumumkan akan adanya app store khusus pagi Apple Watch namun kami menemukan platform bernama WatchKit yang didedikasikan bagi para developer untuk "bermain" dengan fitur-fitur Apple Watch. Apple juga menambahkan aplikasi komunikasi bernama Digital Touch dimana pesan dapat dikirim lewat coretan yang dibentuk dengan sentuhan jari penggunanya.

5. Aspek kesehatan dan kebugaran

Android Wear mampu mengumpulkan data seperti detak jantung dan langkah, dan menyajikannya lewat aplikasi Google Fit. Apple juga hadir dengan Apple HealthkKit yang beroperasi optimal di iOS 8. Apple Watch pastinya memiliki nilai tambah di mata para pecinta olahraga, karena ragam sensor yang dimilikinya, memampukannya untuk mendeteksi beragam data kesehatan dan kebugaran. Sensor tersebut bahkan mampu memberikan notifikasi berupa getaran yang menandakan meningkatnya intensitas gerak tubuh pengguna.

6. Masa pakai baterai

Segala kecanggihan suatu teknologi akan sirna bila memiliki masa baterai yang terlalu singkat, dan hal itulah yang terjadi pada Android Wear dan Apple Watch. Smarwatch berbasis Android Wear nyaris tidak bertahan selama 1 setengah hari, demikian juga dengan Apple Watch yang diprediksi juga akan memiliki masa baterai yang kurang lebih sama singkatnya.

Kesimpulan

Bila mengamati Moto 360 dan LG G Watch R, Android Wear menunjukkan potensi yang menjanjikan, mengingat sudah terbentuknya komunitas developer yang siap memasok pengguna Android Wear dengan aplikasi-aplikasi inovatif. Namun Android Wear bukannya tanpa cacat, ketergantungannya terhadap smartphone harus dikurangi, mengingat harga jual smartwatch masih tergolong tinggi apabila masih diposisikan sebagai alat pendamping.

Setali tiga uang, walaupun kami belum mengenal Apple Watch secara mendetil, kemungkinan besar Apple akan menghadapi tantangan yang sama, baik dalam hal penyajian data maupun masa baterai yang terlampau singkat. Tetapi belum jelasnya ragam aplikasi pihak ketiga yang akan mengisinya, bisa jadi akan menahan napsu para fanboy untuk memiliki Apple Watch, setidaknya dalam waktu dekat ini.

Oleh karena itu untuk saat ini, menurut kami Android Wear masih unggul tipis atas Apple Watch.

Apakah Anda tidak sependapat dengan kesimpulan kami? Atau ingin langsung membeli Moto 360?

 

Apple Watch vs Moto 360

April 2015 waktu Amerika Serikat, adalah momen yang ditunggu-tunggu para fanboy Apple karena Apple Watch akan hadir dengan fitur-fitur yang tak kalah unik dari rentetan smartwatch bersistem operasi Android Wear yang telah lebih dulu mempenetrasi pasar.

Pada ulasan kali ini, kami dari Wearinasia akan membandingkan smartwatch berbasis Android Wear yang terdiri dari LG Watch R dan Moto 360, dengan Apple Watch yang berbasis iOS. Namun bahasan kedua jenis perangkat ini akan terus berkembang mengingat Apple Watch masih dalam tahap yang sangat prematur jika dibandingkan dengan Android wear yang sudah beredar lebih lama di pasaran.

Aspek-aspek yang akan dipertimbangkan pada perbandingan ini adalah:

  1. Desain dan interface
  2. Keramahan penggunaan
  3. Fitur
  4. Aplikasi
  5. Aspek kesehatan dan kebugaran
  6. Masa pakai baterai

1. Desain dan interface

Tidak sedikit yang memberikan respon positif terhadap desain Moto 360 dan LG G Watch R, desainnya memiliki elemen fesyen yang kental, membuat smartwatch berbasis Android Wear ini lebih menggugah dikenakan jika dibandingkan tampilan Apple Watch, yang cenderung berbentuk kotak dan terkesan geeky. Bagaikan pedang bermata dua, kesan estetis panel berbentuk lingkaran milik Moto 360 dan LG G Watch R membuat tampilan layar terasa seolah terpotong. Lain halnya dengan Apple Watch yang mampu menampilkan menu-menunya dalam tampilan normal, layaknya sebuah smartphone.

Bila anda pengguna Android dan berharap akan tampilan home-screen ganda, serupa dengan versi smartphone atau tablet, bersiaplah untuk sedikit kecewa. Karena Anda harus melakukan pengaturan lewat menu setting. Di sisi lain, Apple Watch tetap menyajikan seluruh aplikasi di home-screen, sehingga tidak perlu repot bolak-balik ke menu setting.

2. Keramahan penggunaan

Arah gerakan tangan dan teknik swipe pada saat menggunakan smartwatch berbasis Android Wear, memiliki keseragaman di berbagai merek dan juga serupa seperti saat menggunakan smartphone atau tablet berbasis Android. Namun sayangnya kemampuan pinch-to-zoom ditiadakan. Android Wear berhasrat untuk mengedepankan fungsi penggunaan lewat suara, namun keterbatasan Google now dalam mengenali bahasa inggris berdialek Asia, bisa menjadi kendala bagi sebagian orang.

Di sisi lain Apple Watch lebih mengandalkan kombinasi antara gestur pengguna dengan sistem Siri. Siri tidak hanya mampu membalas pesan tapi juga bisa menganalisa pesan yang diterima. Faktor pembeda yang paling menonjol pada penggunaan Apple Watch ialah kehadiran Digital Crown, ini merupakan panel yang berada di bagian kanan jam yang memampukan penggunanya untuk melakukan scrolling saat memilih menu atau foto dan zoom in-zoom out pada saat mengamati suatu objek. Namun entah aspek apa yang salah, kami merasa Digital Crown mengorbankan sisi estetis dari produk Apple yang terkenal karena aliran desainnya yang sakral.

3. Fitur

Fitur utama Android Wear digerakkan oleh Google Now dan Google Voice Search, namun sayangnya untuk mendapatkan sensasi penggunaan smartwatch yang optimal, Anda masih harus menggunakan smartphone. Karena pada dasarnya Moto 360 dan LG G Watch R adalah perangkat pendamping dan hingga kini, hanya Samsung Gear S yang mendukung penggunakan SIM card dan penggunaan GPS tanpa melibatkan smartphone.

Selain fitur umum seperti GPS, Apple Watch menggadang fitur Taptic Engine dan navigasi step by step dimana pengguna dapat menerima notifikasi dalam bentuk getaran dan mendapat direksi di setiap tikungan jalan yang ditempuh. Dan bagi Anda yang tergila-gila dengan hasil foto jepretan iPhone, Apple Watch dapat berfungsi sebagai viewfinder dari iPhone Anda.

4. Aplikasi

Komunitas developer Android Wear boleh dibilang sudah mulai berkembang, jika dinilai dari jumlah aplikasi yang telah beredar di aplikasi Android Wear (app store khusus Android Wear). Di lain kubu, Apple belum mengumumkan akan adanya app store khusus pagi Apple Watch namun kami menemukan platform bernama WatchKit yang didedikasikan bagi para developer untuk "bermain" dengan fitur-fitur Apple Watch. Apple juga menambahkan aplikasi komunikasi bernama Digital Touch dimana pesan dapat dikirim lewat coretan yang dibentuk dengan sentuhan jari penggunanya.

5. Aspek kesehatan dan kebugaran

Android Wear mampu mengumpulkan data seperti detak jantung dan langkah, dan menyajikannya lewat aplikasi Google Fit. Apple juga hadir dengan Apple HealthkKit yang beroperasi optimal di iOS 8. Apple Watch pastinya memiliki nilai tambah di mata para pecinta olahraga, karena ragam sensor yang dimilikinya, memampukannya untuk mendeteksi beragam data kesehatan dan kebugaran. Sensor tersebut bahkan mampu memberikan notifikasi berupa getaran yang menandakan meningkatnya intensitas gerak tubuh pengguna.

6. Masa pakai baterai

Segala kecanggihan suatu teknologi akan sirna bila memiliki masa baterai yang terlalu singkat, dan hal itulah yang terjadi pada Android Wear dan Apple Watch. Smarwatch berbasis Android Wear nyaris tidak bertahan selama 1 setengah hari, demikian juga dengan Apple Watch yang diprediksi juga akan memiliki masa baterai yang kurang lebih sama singkatnya.

Kesimpulan

Bila mengamati Moto 360 dan LG G Watch R, Android Wear menunjukkan potensi yang menjanjikan, mengingat sudah terbentuknya komunitas developer yang siap memasok pengguna Android Wear dengan aplikasi-aplikasi inovatif. Namun Android Wear bukannya tanpa cacat, ketergantungannya terhadap smartphone harus dikurangi, mengingat harga jual smartwatch masih tergolong tinggi apabila masih diposisikan sebagai alat pendamping.

Setali tiga uang, walaupun kami belum mengenal Apple Watch secara mendetil, kemungkinan besar Apple akan menghadapi tantangan yang sama, baik dalam hal penyajian data maupun masa baterai yang terlampau singkat. Tetapi belum jelasnya ragam aplikasi pihak ketiga yang akan mengisinya, bisa jadi akan menahan napsu para fanboy untuk memiliki Apple Watch, setidaknya dalam waktu dekat ini.

Oleh karena itu untuk saat ini, menurut kami Android Wear masih unggul tipis atas Apple Watch.

Apakah Anda tidak sependapat dengan kesimpulan kami? Atau ingin langsung membeli Moto 360?

 

  • SHARE ON
Leave A Comment

    Kemudahan Berbelanja

    Freeshipping

    Gratis ongkos kirim untuk nilai transaksi lebih dari Rp 500.000,00 - Berlaku untuk daerah Jabodetabek

    Cicilan 0%

    Kemudahan melakukan transaksi dengan cicilan 0% dari berbagai macam bank dan perusahan finansial lainnya

    100K Voucher

    Dapatkan potongan sejumlah Rp 100.000,00 untuk transaksi pertama, dengan daftar menjadi member kami.