THE JOURNAL

4 Destinasi yang Wajib Didatangi Saat ke Nepal

4 Destinasi yang Wajib Didatangi Saat ke Nepal
  • SHARE
THE JOURNAL

4 Destinasi yang Wajib Didatangi Saat ke Nepal

  • SHARE

Words & Photo by : Stephanie Yovita | June 26, 2018

Segala keseruan dan hal yang perlu diketahui saat menjelajah Thamel, Pokhara, Annapurna Base Camp (ABC), MBC, dan Swayambunath Stupa.

Nepal, merupakan negara yang terletak di kawasan pegunungan Himalaya, negara ini adalah negara yang terkurung daratan di Asia Selatan, meski ukurannya mungil, namun negara ini memiliki banyak gunung tinggi dan tempat wisata yang layak menarik perhatian saya sehingga saya memperluas cakupan libur saya, yang tadinya hanya ingin berkutat di Annapurna Base Camp saja, menjadi sampai ke sisi lain kota Kathmandu.

Yang perlu diketahui saat mendarat

Setelah tiba di bandara Tribhuvan pada 15 Mei 2018, kamu akan diminta untuk membuat visa on arrival di sana dengan harga $25. Harga visa ini hanya untuk 15 hari saja. Selanjutnya setelah melewati imigrasi, saya akhirnya berjalan untuk mendapatkan ijin jika naik gunung. Harga permit-nya 4000NPR satu orang (nilai tukar NPR terhadap Rupiah ialah 1 NPR = Rp330,-).

1.THAMEL, KATHMANDU: SURGA UNTUK BERBELANJA ATAU SEKEDAR BEREKSPLORASI

Perjalanan di hari pertama saya mulai dengan berkekeling di Thamel, daerah belanja yang sangat menggoda, terlebih lagi untuk para wanita seperti saya yang hobi belanja. Pernak-pernik khas Nepal sampai perlengkapan mountaineering berjejer di sepanjang jalan layaknya penjual kain di daerah Pasar Baru, Jakarta dan menariknya, semua barang bisa ditawar tanpa harus takut kena marah pedagang di sana. Di daerah ini juga banyak masakan-masakan khas Nepal untuk kamu yang suka mendalami budaya suatu daerah lewat kulinernya, tetapi untuk yang suka cari aman, ada juga restoran khas barat yang bisa dicicip.

Thamel, surga belanja para pendaki

Menurut saya walau tidak ada intensi untuk membeli apa-apa daerah ini tetap menarik untuk dikunjungi, karena di sini tersaji secara gamblang keseharian para penduduk Nepal dengan segala kesederhanaan dan keramahannya. Daerah ini dapat dijelajahi dengan berjalanan kaki atau menggunakan semacam becak, kalau saya memilih untuk keliling-keliling dengan berjalan kaki.

2. POKHARA - MBC - ABC

Salah satu gunung yang menjadi tujuan utama adalah Annapurna Base Camp. Gunung ini merupakan salah satu jalur yang ramai dilewati jika kamu ingin menikmati keindahan pegunungan Himalaya.
Trek yang dilalui terbilang mudah karena jalanan sudah dibuat tangga jadi lebih memudahkan kalian untuk berjalan.

Bendera warna-warni ini berisi doa dari penduduk setempat agar orang-orang yang melewatinya selamat sampai tujuan

Untuk rutenya dimulai dari Pokhara, jadi dari ibukotanya, harus mencari bus turis yang memiliki tujuan ke Pokhara. Perjalanan ini memakan waktu sekitar 7-8 jam. Setibanya di sana, saya lanjut dengan mengendarai jeep offroad sampai ke perbatasan Kimche. Sebenarnya bisa saja apabila ingin mengambil jalur manapun karena untuk pergi ke ABC ini banyak rutenya. Tapi karena alasan untuk mengemat waktu jadilah saya menyewa jeep. Harga jeep saat itu NPR 7000. Sekedar informasi, jika kalian naik jeep maka akan menghemat waktu sampai 3 jam kalua kalian berjalan kaki.

Setibanya di Kimche, lalu saya mulai trekking mengikuti jalur pendakian dan tiba di wilayah berikutnya yaitu Ghandruk. Perjalanan ini memakan waktu 45 menit. Setelah itu, saya melanjutkan perjalan ke Chomrong. Total perjalanan yang sudah ditempuh 8.5 jam. Keesokan harinya, saya mengambil rute dengan melewati 3 wilayah yakni Chromrong, Sinuwa dan Bamboo. Total perjalanan yang ditempuh 9 jam, yang sudah termasuk waktu istirahat di tea restaurant.

MBC, Machhapuchhre Base Camp, dikenal juga dengan sebutan fish fail mountain

Di hari berikutnya, perjalanan dimulai dari Bamboo lalu ke Dovan, Himalaya, dan di akhiri dengan Deurali. Total perjalanan yang ditempuh mencapai 7 jam, tak ayal keesokan harinya kaki saya terasa sedikit sakit karena tanjakan yang dilalui amat menguras tenaga.

Deurali, titik foto buat kamu yang tidak kuat sampai ABC

Selepas dari Deurali saya melanjutkan perjalanan ke Machhapuchre Base Camp atau biasa disebut MBC. Karena baru melewati 1 wilayah maka setelah meletakkan barang-barang di penginapan MBC maka saya melanjutkan lagi sampai ke Annapurna Base Camp atau ABC. Perjalanan dari MBC ke ABC itu cuma memakan waktu 2 jam saja. Jadi bagi kalian yang sampai di MBC terlalu pagi semisal jam 12 siang, jangan tunggu lama dan manfaatkan untuk bergegas ke ABC. Setelah touchdown ABC saya kembali ke MBC karena semakin tinggi, semakin jarang penginapan yang tersedia.

Bersama suami mencapai ABC :)

Di MBC inilah kamu dapat menikmati deretan pegunungan Annapurna yang dipenuhi dengan salju. Kala itu suhu udara 3 derajat celcius. Tapi tenang saja, lanskap masih bisa dijadikan latar untuk berfoto-foto namun karena saya pergi di bulan Mei, keadaan gunung sudah berubah ke arah musim hujan jadi kapan waktu kabut akan menyelimuti pegunungan.

Saat menelusuri perjalanan Deurali - MBC saya disajikan pemandangan mayestik ini

Setelah puas di atas gunung, maka saya turun kembali ke Pokhara. Waktu tempuh untuk perjalanan turun hanya 3 hari. Tidak selama ketika naik ke atas gunung. Setelah kembali ke kota, maka saya mulai mengunjungi tempat wisata yang tidak kalah menariknya.

Insider tips

Walau daerah pendakian terdengarnya ekstrism, menurut saya pilihan menggunakan porter atau tidak sangatlah opsional karena apabila takut tersasar, kamu sebenarnya cukup menanyakan orang lokal yang ramah atau memfoto peta-peta yang tersebar di beberapa penginapan atau tea house.

Pemandangan gunung via MBC, yang indah yang sulit dideskripsikan dengan kata-kata

3. SWAYAMBUNATH STUPA: BUDHA DAN DR. STRANGE

Saya mengunjungi Swayambunath Stupa yang terletak di kota Kathmandu. Saking lumrahnya destinasi ini dikunjungi turis, supir taksi pun sudah bisa menebak tujuan saya saat saya baru tanya-tanya sejenak. Stupa ini merupakan kuil terbesar di Nepal. Nama lainnya adalah Buddha Eyes dimana ada 4 mata sang dewa yang akan mengawasi kota Kathmandu dari 4 penjuru mata angin yaitu utara, selatan, barat dan timur.

Setelah dari stupa, saya berkunjung ke Kathmandu Durbar Square, royal palace yang masuk daftar UNESCO World Heritage. Di sekitarnya pun banyak tempat belanja yang menjual beragam oleh-oleh khas Nepal.

Wwayambunath, mata Buddha di atas kuil dipercaya melindungi negeri ini

Selanjutnya, saya ke lokasi syuting Dr Strange, dimana kuil ini terkenal dengan namanya yaitu Pashupatinath Temple. Kuil ini terlihat asri disbanding kuil lainnya karena banyak taman yang ditata. Selain itu, kuil ini juga seringkali dijadikan tempat sembahyang.

Tarif

  1. Tiket pulang pergi Jakarta-Nepal: Maskapai Malaysia Airlines Rp4,5juta namun apabil melakukan pemesanan dari jauh-jauh hari harga tiket bisa hanya Rp2juta.
  2. Porter: Saya sendiri tidak menggunakannya namun bila kalian ingin, perharinya 3000 NPR
  3. Permit atau ijin: 4000 NPR/orang
  4. Penginapan: 200 NPR/malam dan 1000 NPR/malam sepaket dengan makanan. Perlu diingat semakin dekat lokasi penginapan dengan puncak tarif menginap permalamnya akan semakin mahal dan untuk mandi air hangat kamu harus merogoh kocek 200 NPR ekstra
  5. Internet: 200 NPR
  6. Uang saku: Di destinasi ini idealnya perorang membawa sekitar Rp8juta
  • SHARE ON
Leave A Comment

    Kemudahan Berbelanja

    Freeshipping

    Gratis ongkos kirim untuk nilai transaksi lebih dari Rp 500.000,00 - Berlaku untuk daerah Jabodetabek

    Cicilan 0%

    Kemudahan melakukan transaksi dengan cicilan 0% dari berbagai macam bank dan perusahan finansial lainnya

    100K Voucher

    Dapatkan potongan sejumlah Rp 100.000,00 untuk transaksi pertama, dengan daftar menjadi member kami.